Tentang Batas yang Membuat Nyaman


Hubungan kami perlahan membaik, meskipun percakapan yang terjadi kini hanya sebatas urusan pekerjaan. Ada batas yang terlihat jelas di antara kami, dan mungkin itu yang membuat semuanya terasa lebih tenang.

Saat bekerja, ia memang duduk di sampingku. Namun di luar waktu kerja, ia lebih memilih duduk bersama rekan kerja yang lain. Bagiku, itu bukan sesuatu yang baru. Bahkan sebelum semua ini terjadi, ia juga sering melakukan hal yang sama. Ketika ada kesempatan makan bersama atau berkumpul dengan teman-teman yang lain, ia lebih memilih berada di dekat mereka. Dan sejujurnya, hal itu tidak pernah menjadi masalah bagiku. Aku tidak pernah memikirkannya secara berlebihan.

Belakangan ini aku juga mulai menerapkan batas yang sama kepada rekan kerja yang lain. Ada beberapa orang yang dari ekspresi dan sikapnya terasa kurang nyaman denganku. Misalnya, ketika aku hanya bercanda ringan tentang pembagian jadwal kerja, respons yang kuterima terasa seperti bantahan atau perdebatan. Namun aku memilih untuk tidak mempermasalahkannya. Tidak semua hal perlu diberi ruang dalam pikiran. Ada hal-hal yang memang tidak cukup penting untuk menguras energi.

Batas yang kini kuterapkan justru membuatku merasa lebih nyaman. Aku memilih untuk berbicara seperlunya, terutama yang berkaitan dengan pekerjaan bersama. Aku tidak lagi menceritakan berbagai situasi yang terjadi di kelasku, tidak pula mengutarakan pendapat atau penilaian tentang rekan kerja yang lain. Semua itu kusimpan untuk diriku sendiri.

Bukan karena aku menjadi pribadi yang tertutup, tetapi karena aku mulai memahami bahwa tidak semua hal harus disampaikan. Terkadang diam adalah bentuk perlindungan terbaik. Tidak semua cerita perlu dibagikan, tidak semua pendapat perlu diutarakan.

Aku sedang belajar menjaga jarak yang sehat. Belajar memahami bahwa hubungan baik tidak selalu berarti harus dekat. Kadang cukup saling menghormati, bekerja sama dengan baik, dan menjaga batas masing-masing.

Dan untuk saat ini, batas itu justru menghadirkan ketenangan yang selama ini kucari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah mengunjungi blog bu hany...
Semoga bisa bermanfaat. Mohon tinggalkan komentar dan saran jika berkenan.